HELLOOO !!!

Please read, comment, then follow my blog :)

Minggu, 13 April 2014

Augmented Reality

A.     Pengertian Augmented Reality
         Augmented Reality adalah teknologi sistem yang menggabungkan dunia nyata dengan dunia maya, dimana suatu objek dunia maya muncul ke dunia nyata dengan dimensi yang sama dengan dunia nyata (Azuma et al., 2001).
         Augmented Reality (AR) merupakan teknologi yang melibatkan gambar grafis komputer dengan dunia nyata. Pengguna dapat melihat dunia nyata ditambah dengan benda-benda virtual dan dapat berinteraksi dengan lingkungan nyata. Dalam konteks yang lebih umum, AR juga disebut Mixed Reality yang mengacu pada spectrum multi-sumbu yang mencakup Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan teknologi lainnya. (Toan Phan, Viet dan Yeon Choo, Seung 2010).
         Secara umum, Augmented Reality atau biasa yang disebut dengan AR dapat diartikan sebagai suatu desain yang memasukan visual 3D ke dalam lingkungan nyata sehingga bentuk visual objek terlihat seperti nyata. Augmented Reality mengajak pengguna untuk saling berbagi secara real-time dengan visual 3D. Pengguna AR saat ini, semakin menyebar ke banyak aspek kehidupan real dan juga semakin kreatif sehingga dipastikan penggunaan AR akan semakin berkembang dikarenakan AR dinilai mempermudah penggunanya untuk menyelesaikan pekerjaan dengan dapat menghemat waktu, tenaga dan tentunya uang.


B.     Keunggulan Augmented Reality
         Augmented Reality membuat suatu tampilan menjadi sangat menarik karena bisa menampilkan gambar 3D yang membuat apa yang ditampilkan menjadi terlihat nyata. Selain menarik, penggunaan Augmented Reality membuat user cepat mengerti akan hal yang disampaikan. Augmented Reality juga menghemat waktu, tempat, serta biaya yang dibutuhkan seperti contohnya penggunaan Augmented Reality pada sebuah pameran.


C.     Contoh Penggunaan Augmented Reality
         Augmented reality telah diterapkan pada berbagai bidang, seperti kedokteran, hiburan, industri, arsitektur, militer, desain, robotik, dan lain-lain. Augmented reality juga telah diaplikasikan dalam perangkat-perangkat yang digunakan oleh banyak orang seperti pada ponsel. Berikut adalah contoh-contoh penerapan Augmented Reality.
         • Pameran market/miniatur rumah. Biasanya, pameran tempat huni seperti rumah apartemen         menggunakan miniatur untuk memberi contoh rumah sebenarnya. Hal ini bisa diganti dengan model 3D yang ditampilkan secara virtual dengan menggunakan perangkat komputer, sehingga para pengusaha properti dapat menghemat biaya pengeluaran karena mereka tidak harus membuat miniatur rumah dengan menggantikanya dengan aplikasi berbasis AR.
         • AR juga bisa diterapkan pada bidang biologis seperti anatomi tubuh secara 3D sehingga dapat membantu pengguna untuk memvisualisasi suatu objek yang lebih nyata. (Tedy Gorbala, Bregga dan Hariadi, Mochamad 2010). Tubuh manusia terdiri dari banyak organ vital seperti: jantung, paru-paru, hati, lambung, usus besar, usus kecil, otak, dll. Dengan menggunakan visual 3D, pengguna dapat memvisualisasikan bentuk organ tubuh manusia secara 3D serta dapat mengetahui fungsi-fungsi organ tsb dengan lebih mendetail dan nyata. Selain itu, penggunaan AR untuk anatomi organ tubuh manusia ini, juga cukup bermanfaat jika diterapkan untuk proses pembelajaran di sekolah, yang cukup mempermudahkan guru untuk mempresentasikan bentuk dan fungsi dari simulasi anatomi organ tubuh manusia pada siswa-siswanya dengan menciptakan dunia virtual penggunanya, tetapi jika marker tidak cocok dengan database maka informasi dari marker tidak akan dapat diolah. (Risty Ammatia, 2012).
         • Penggunaan pada katalog. Katalog merupakan sebuah buku yang berisi gambar serta informasi lainnya untuk memperkenalkan isi dari catalog tsb . Katalog biasanya berisi informasi sebuah produk, seperti gambar, harga, ukuran, dan lain-lain. Dengan menggunakan katalog, konsumen dapat melihat-lihat apa saja produk yang dijual dan dapat juga dapat meningkatkan konsumen yang berbelanja. Namun dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality pada katalog penjualan mobil misalnya, model dari mobil bisa ditampilkan secara virtual sehingga pembeli bisa mengetahui bentuk mobil dan juga dapat menarik minat untuk membeli. Selain itu dengan memanfaatkan katalog ini, penjual mobil tidak harus menampilkan semua mobil sungguhan yang dijual pada dealer tsb.
         • Augmented reality pada aplikasi mobile berbasis android untuk mengetahui informasi mengenai lokasi masjid. Lokasi masjid yang tertangkap dalam kamera akan diberikan label berupa informasi jarak masjid dengan pengguna, nama masjid serta deskripsi tentang masjid. Data masjid diambil dari server kemudian disimpan dalam media penyimpanan internal handphone.
         • Pembelajaran. Contohnya simulasi metamorfosis kupu-kupu berbasis augmented reality. Simulasi ini akan memberikan hasil yang berbeda kepada pelajar dibandingkan menggunakan media pembelajaran yang biasa. Dengan menggunakan simulasi metamorfosis kupu-kupu 3D berbasis augmented reality, para pelajar akan lebih tertarik dan tidak mudah bosan atau jenuh untuk belajar tentang pelajaran biologi ini. Pelajar akan lebih mudah memahami fase-fase perubahan yang terjadi dengan metode augmented reality sebagai media pembelajaran biologi ini.


D.      Cara Kerja Augmented Reality
          Sistem dalam augmented reality bekerja dengan menganalisa secara real-time obyek yang ditangkap dalam kamera. Berkat perkembangan pesat teknologi handphone, augmented reality tersebut bisa diimplementasikan pada perangkat yang memiliki GPS, kamera, akselerometer dan kompas. Kombinasi dari ketiga sensor tersebut dapat digunakan untuk menambahkan informasi dari obyek yang ditangkap kamera. Berikut merupakan cara kerja augmented Reality pada salah satu contoh diatas, yaitu Penggunaan Augmented Reality pada katalog.

Berdasarkan diagram tersebut, webcam mengambil input gambar di sekitarnya secara berulang-ulang (video stream). Webcam mencari dimana posisi yang akan ditempati oleh objek 3D, kemudian ditandai dengan border warna merah. Dilanjutkan dengan mengidentifikasi marker yang berada di dalam border warna merah yang telah dikenali sebelumnya oleh sistem. Kemudian objek 3D dimunculkan sesuai dengan letak marker. Maka, penggunaannya kurang lebih seperti dibawah ini.








Sumber :
Simulasi Metamorfosis Kupu-kupu 3D Berbasis Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Biologi.
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Organ Tubuh Berbasis Augmented Reality.
Pembangunan Aplikasi Augmented Reality Berbasis Lokasi Pada Android.
Pembangunan Aplikasi Katalog Penjualan Mobil.
Brosur Interaktif Berbasis Augmented Reality.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar